Selasa, 24 Juni 2014

PACKING !!!



Hey guyzzzz
Do you know what do I wanna tell you?

I’ve finished my EXAM, and nowwww this is the time for HOLIDAY ! I’ll go toooooo Kampung Inggris. YEAYYY ! and nowww, I’m packing my stuff that I’ll use there. I know, this is not pure holiday, becouse I must to study hard there, learn more about English, about Toefl, about Ielts, sooo I must to prepare the best brain to face it. yeeah, it’s not pure, but I feel so happy, because I’d love travelling soooo much, and I have a plan to travel around the east of Java, but I don’t want just make travell like the other, I want to study more about English there, about culture, about language, and many more..

I’ll stay for more or less two months, sooo, there are so many things that I must prepare. From I get up until I sleep again, yeah, the things that I’ll use it must be perfect, haha

The first thing that I must prepare is my KOPER, because I don’t use it for a long time, so it’s realy dirty, and I must clean it well.

And then, my clothes that I’ll use there, my shoes, veil, until toothbrush. ‘couse I have a plan to go to Bali too, so I prepare for it too. I take my best shoes to wear there, my holiday bag, etc..

Soooo, wait for my story there guyyss, babayyyy :D

Sabtu, 24 Mei 2014

CERITA TENTANG RINDU #2



Pantai, ooh pantai...

Lama sudah ku tak melihatmu. Membaca tulisan-tulisan orang lain yang berlibur ke pantai, membuatku rindu akan pulau kecil di bagian timur Indonesia yang bernama Ambon. Bagaimana tidak? Bearada disudut manapun pulau itu, pasti melihat pantai. Dekat atau jauhpun, pasti ketemu pantai.

Bagian timur negeri ini memang banyak menyimpan kekayaan alamnya. Hanya saja belum dikelola dengan baik. Baik alamnya maupun masyarakatnya. Kalau istilah anak ekonomi, manajemennya belum siap. Hanya sedikit saja yang dikelola dan menghasilkan pendapatan serta membuat masyarakatnya sedikit bangga dengan daerahnya.

Pada umumnya sih, panas. Tapi jangan disamakan dengan panasnya Jakarta yang bikin sesak di dadaa ya. Hehe. Masyarakatnya berkulit kecoklatan. Banyak pendatang yang juga beruji nasib disana, ada yang berasal dari Jawa, ada juga yang berasal dari Buton dan Bugis. Entah, Buton dan Bugis itu merupakan nama asli sebuah tempat atau nama suku. Yang jelas di sana suka disebut sebagai Orang Buton atau Orang Bugis.
Masyarakatnya rameee. Bukan berarti banyak banget jumlahnya, bukan, soalnya kalo dibandingkan dengan Jakarta saja, Ambon masih kalah ramainya, apalagi dengan seluruh masyarakat di pulau Jawa? Hahah. Suaranya kenceng-kenceng kalo lagi ngomong. Maklum, merupakan masyarakat pesisir pantai, jadi kalo ngomong pasti suaranya bertarung melawan bunyi desiran ombak di laut, sehingga sudah menjadi hal biasa kalo lagi ngomong suaranya kenceng banget. Satu lagi, sifat yang selalu kudapati pada setiap Orang Ambon yang kutemui, jika sedang jalan-jalan dan bertemu dengan kawan sesama Ambon juga, mereka langsung menyapa, walau jarak masih lumayan, mereka akan berteriak memanggil nama kawan itu sambil melambaik-lambaikan tangan. Setelah bertemu, mereka akan cerita sebentar, bertanya-tanya yang gak penting, mau kemana? Sama siapa? Dll.. kemudian pergi, kalo ketemu kawan lagi, mereka akan melakukan hal yang sama. sebenarnya itu akan membuat waktu mereka habis di jalan, tapi itulah Orang Ambon, gak pernah lupa untuk menyapa ataupun hanya menegur sebentar. Jika bepergian secara bergerombolan, pasti yang paling rame sendiri gerombolnya. Dimanapun, di Mall, di Angkot, maupun di dalam Lift. Makassar, Jawa, atau Singapore sekalipun, pasti suaranya yang paling kenceng dan bikin rame. Mereka gak mau kalah sama yang laen. Hahaha.

Para perempuan dipanggil Nona, sedangkan para lelaki disebut Nyong. Bagi sebagian besar Orang Ambon, yang paleng manis Cuma Nona Ambon sah deng yang paleng gaga Cuma Nyong Ambon sah. Rambut kriting dengan kulit hitam manis, itu khas Orang Ambon. Wajah Ambon yang kental membuat siapa saja bisa dikenal dengan mudah. Biar ale bajalang sampe mana lae, mar orang tetap tau kalo ale tu Nyong/Nona Ambon.

Papeda deng ikang kua kuning/ikang kua putih kalo seng, pake colo-colo, itu makanan favourite bagi sebagian besar Orang Ambon. Jika mereka sedang berada di perantauan, suatu saat mereka akan rindu dan kepikiran untuk mencari papeda ditempat itu. Tarian tradisional yang terkenal yaitu cakalele dan crazy bamboo atau bambu gila. Hehe.

Hal yang biasa kulakukan saat rindu melanda akan pulau kecil diujung timur itu adalah dengan mendengar lagu-lagu Ambon sambil menulis akan kenangan di pulau itu, seperti yang sedang kulakukan sekarang :)


Nangor, 24 Mei 2014
15.08 WIB
Waktu Adzan Ashar daerah Jatinangor dan sekitarnya.

Rabu, 21 Mei 2014

CERITA TENTANG RINDU



Cerita ..
Kata orang, Cerita itu takkan pernah ada habisnya.

Sore yang indah menurutku hari ini. Sangat indah. Tak hujan, tak juga panas. Langit menyuguhkan pemandangan yang indah untuk ditatap. Pegunungan berjajar sangat indah untuk dipandang. Seolah-olah, mereka mempunyai magnet yang kuat yang dapat membuat mata tak akan lekang olehnya. Awan bergumpal dengan sedikit cahaya matahari. Senja ini, selalu mengingatkanku akan kampung halamanku. Masih melekat erat dalam ingatanku, dulu, ketika hendak pulang kampung, ku selalu memilih untuk pulang ba’da ashar. Perjalanan yang memakan waktu 1,5jam itu ingin kumanfaatkan dengan melihat sambil menikmati hari saat matahari terbenam. Karena memang rute menuju kampungku selalu melalui jalanan dekat laut, sehingga bebas menikmati langit, laut, pegunungan beserta sunset yang indah. Yaaah, aku seorang penikmat sunset. Entah kenapa, aku selalu merasa damai kala melihat matahari terbenam. aku pernah pergi ke pantai, hanya untuk mencari sunset, akupun pernah mengajak teman, saudara, dan adikku untuk pergi ke sebuah pantai di kampungku yang bernama pantai naman hanya untuk melihat sunset, walau waktu sudah di penghujung sore. Entahlah, aku hanya bisa bilang akulah seorang penikmat sunset.

Jatinangor, sebuah tempat yang berada diujung timur kota Bandung, tempat aku tinggal sekarang, jarang sekali menyuguhkan sunset yang indah seperti di kampungku. Mungkin karena hujan yang selalu turun di sore hari, sehingga membuat matahari malu untuk menampakkan wajah indahnya. Akupun sepertinya terlalu sibuk untuk mengurusi duniaku, sehingga waktuku jarang kusempatkan untuk menikmati sunset dikala sore. Atau karena kita tak saling janji, sehingga dikala cuaca menampakkan keindahan alam, aku sedang bertarung melawan waktu demi menyelesaikan beberapa agendaku, dan jika dikala langit sedang merintih, barulah kudapati waktu senggangku, sehingga kita jarang bertemu, wahai sunsetku.

Menjelang sore dulu, aku selalu senang menikmati pemandangan dari balik pintu rumah bagian belakang. Alam selalu menyuguhkan keindahan dan keramahannya. Pohon kelapa yang melambai, pohon mangga yang selalu menghasilkan buah dikala musim, tanaman sayuran disamping rumah, dan beberapa rumah warga. Masih tergambar dengan jelas dalam ingatan. Entah sekarang masih sama atau sudah berubah, ku tak tahu, karena memang sudah lama tak pulang.

Jatinangor, bagiku adalah sebuah desa modern. Mirip dengan desaku, masih hijau, banyak pohon yang menghasilkan buah, masyarakat yang ramah. Yaa, Desa. Aku suka sekali Desa. Nangor, panggilan banyak orang akan tempat ini, sebuah Desa yang menurutku modern. Banyak mahasiswa disini. Mahasiswa juga makhluk yang modern bagiku, karena mayoritas mahasiswa di negeri ini selalu mengikuti perkembangan zaman. Banyak kedai kopi disini, ada yang kecil minimalis, adapula yang besar, yang dengan bangga memperkenalkan bahwa Aku Ada Disini. Mall kecil Jatos, yang selalu dipenuhi dengan para mahasiswa yang suka hang-out. Dan apartment. Yah, apartment. Sebuah bangunan yang mengganggu penglihatanku dikala sedang mencari wajah sunset yang begitu indah. Bangunan pencakar langit ini, seperti dengan angkuh hadir dan memperkenalkan bahwa Akulah, Sang Raja Disini, tanpa sadar bahwa ia menghalangi pemandangan pegunungan berkabut indah dibelakang sana.

Ku ingin pulang, menghirup udara segar kampungku yang amat kurindukan. Merindukan masyarakatnya yang selalu saling sapa. Merindukan tempat-tempat kenangan disana. Ooh, banyak sekali yang kurindukan. Yaaah, itulah keinginan. Keinginan seorang gadis yang merantau jauh dari pulau kecilnya. Keinginan seorang perempuan berkerudung yang rindu akan kampung halamannya. Sulit sepertinya, untuk mewujudkan keinginan itu. Mewujudkan keinginan seorang musafir yang kini haus akan ilmu. Yaa, ilmu. Alasan kuat yang membuatku tetap bertahan. Ku selalu merasa belum pantas untuk pulang karena belum memiliki cukup ilmu untuk dibagikan disana. Belum memiliki cukup pengalaman untuk diceritakan disana. Bahkan ku ingin tinggal beberapa tahun lagi, sambil bekerja ataupun kuliah sehingga ku dapat mengumpulkan banyak pelajaran yang bisa ku bawa pulang dan ku bagikan kepada mereka.

Ya Allah, kusebut nama-Mu di penghujung sore ini, Nama yang mendamaikan hati. Tak ragu sedikitpun akan Kekuasaan-Mu. Engkau Tuhan yang Maha Kuasa, yang Berkuasa atas bumi, langit, beserta kedua isinya. Ya Allah, dengan lirih ku panggil Nama-Mu. Memohon Engkau berikan petunjuk untukku. Petunjuk yang mudah kumengerti. Engkaulah sebaik-baik pemilih, pilihlah yang baik-baik untukku. Pilihanku belum tentu baik bagi-Mu, tetapi pilihan-Mu sudah pasti baik bagiku :) 

Jumat, 16 Mei 2014

Nadhia Goce's zone: Surat Untuk Ukhtiku Sayang

Nadhia Goce's zone: Surat Untuk Ukhtiku Sayang: Assalamu’alaykum shalihah?   Khaifa khaluk? :) semoga senantiasa dalam naunganNya dimanapun engkau berada. FYI: Nadhia buat ini d...

Rabu, 30 April 2014



07 April 2014



Beres UTS. Ga ada libur. Kuliah pagi pukul 08.00. pengen tepat waktu. But ! I’m Late !!

Telatnya rada keterlaluan. 30menit Broh. Pas nyampe kelas pukul 08.30 #tepokjidat

Bersyukur ! masih dibolehkan masuk sama pak dosen yang gaya ngajarnya kayak professor. Pagi itu kelas Manajemen Strategi, salah satu mata kuliah yang sedang saya ambil di perkuliahan semester enam. Entah kenapa, saya suka mata kuliah ini, mungkin karena banyak membahas tentang bisnis, strategi yang digunakan dalam berbisnis. Yah, business is my passion, I think ! so, I love it !

Perkuliahan pagi itu belum selesai. Tapi, teman saya, Evan dan Andre, yang sama-sama berasal dari Maluku juga, sudah mengingatkan saya untuk mengikuti seminar yang diadakan oleh salah satu perusahaan kosmetik di kampus saya.”oke, beres ini” jawab saya dengan maksud setelah mata kuliah ini berakhir, kita akan mengikuti seminar.

Sebenarnya masih ada perkulihan berikutnya, Riset Operasional, pukul 10.45. akan tetapi, dosennya jarang masuk, jadi bakal aman. Si Evan berjalan menuju pintu setelah perkuliahan ditutup oleh pak dosen, dan disusul oleh Andre dibelakangnya. Ketika dia membuka pintu dan hendak melangkah ke luar kelas, ia berpapasan dengan dosen Riset Operasional. Omaigat ! si Evan beralasan bahwa ia akan mengikuti seminar, dan agak sedikit memohon agar diizinkan oleh pak dosen. Bapaknya baik, jadi saya berpikir pasti akan diberi izin. Akan tetapi, Bapaknya malah suruh masuk ! hhahaha

Saya masuk kembali ke kelas, Evan sama Andre malah kabur ke tempat seminar, padahal sudah dikasih tau, Bapaknya bakal sebentar saja di kelas. Setelah ngobrol sebentar, bapaknya hanya menyuruh kita mengerjakan soal pada saat UTS kemaren, entahlah, mungkin hasil UTSnya jelek-jelek. #ohnoo!

Setelah itu, si bapak malah teringat sama Evan, yang tadi minta izin untuk ikut seminar, beliau bertanya akan keberadaannya. “mungkin di luar, pak” kata kami. Akhirnya, beliau menyuruh Iwan, teman sekelas saya yang berasal dari Maluku juga, untuk pergi keluar memanggilnya.

“gak bakal ada”, kata saya dalam hati. “orang dianya udah ke tempat seminar”. Si Iwan masuk dengan senyam-senyum, “gak ada pak” katanya. Udah deg-degan saya, si Evan bakal bikin kasus baru dengan si Bapak ini, mengingat udah pernah terjadi kasus antara teman sekelas saya dengan beliau.


Terkirim ! sebuah pesan telah saya kirim ke Evan, menyuruh dia dan Andre segera kembali ke kelas.
Tak lama kemudian, wajah mereka muncul di kelas. Hahahaaa

Setelah Bapaknya menutup pertemuan kali itu, kami langsung meluncur menuju tempat seminar itu diadakan. Selain memperoleh goodybag, kami juga dikasih snack dan sertifikat. Dan yang paling penting adalah kami bisa mengikuti Beauty Class. Hahaha

Jarang-jarang si Evan sama Andre senang mengikuti seminar. Mungkin karena seminar ini agak berbeda dengan yang lain, yaitu membahas mengenai karir. Selain itu, kami juga boleh mengikuti test untuk bekerja di perusahaan itu, dan tentunya boleh mengikuti Beauty Class dengan gratis. Hahah.

Materi seminar dibawakan oleh seorang perempuan berjilbab. Mungkin karena Seminar ini tentang karir, jadi Materi yang diberikan lebih mengarah ke dunia kerja. Bagaimana kita menghadapi dunia kerja, apa yang biasanya perusahaan butuhkan, perbedaan antara perusahaan besar dengan perusahaan yang terus berkembang. Kita juga diajarkan tentang tes MBTI Dichotomies dan  personality.

Berbagai hadiah diberikan di sesi tanya-jawab. Si Evan sama Andre sudah tak sabar lagi untuk mengikuti sesi berikutnya. Setelah tanya-jawab, kita langsung mengikuti test untuk menjadi pegawai pada perusahaan itu. Serrru juga sih testnya. Kocak pokoknya. Kita disuruh menjawab +/- 50 pertanyaan dan mengisi essay mengenai diri kita dalam waktu 1jam. 



Setelah test itu berakhir, kita disuruh sama panitia untuk beristirahat diluar ruangan, karena ruangan akan ditata kembali untuk sesi Beauty Class. Evan bersama kawan-kawan seMaluku yang lain keluar mencari makan siang, si Andre juga kembali ke Asrama untuk makan, dan saya, saya mencari musholah terdekat untuk melaksanakan sholat dzuhur.

Beberapa menit sebelum pukul 14.00, kami dipersilahkan masuk kembali. Ruangan tampak sangat berbeda dengan sebelumnya. Posisi kursi yang membentuk lingkaran dengan segala asesoris make-up diatasnya. Saya duduk berpisah dengan Evan, saya duduk bersama teman-teman sekelas saya, sedangkan Evan bersama dengan anak-anak Maluku lainnya.
BEFORE

IN THE PROCESS

Andre? Dimana Andre? Dimana?

Andre itu laki-laki broh. Kecuali kalau dia juga mau di make-over. Hahaha

Andre hanya berdiri mengamati, karena dia juga suka fashion, jadi dia senang mencari inspirasi. Dia ingin jadi designer, ceritanya.

Setelah hampir sejam, kita bereksperimen dengan make-up, setelah poles bedak, eye shadow, hapus, pake lagi, blush on, lipstik, dll... rupanya ribet juga yah pake make-up sendiri. Tapi kalau udah biasa, gak akan seribet itu sepertinya. Yah, namanya juga belajar. Huft !

Setelah bermake-up ria, kita boleh fotobooth. Di red carpet ala artis hollywood. Hahahahaha
AFTER



Bisa langsung dicetak loooh fotonya, gratis pula. Hahaha.

Serrrrrru lah, pengalaman dihari itu :)


Sabtu, 12 April 2014

Tes Kepribadian

Terkadang saya suka iseng melakukan sesuatu yang saya anggap menarik untuk dilakukan. Tanpa maksud tertentu, saya melakukannya dengan senang hati. Saya bisa menghabiskan waktu seharian untuk berdiam diri di sebuah taman yang nyaman sambil baca buku, saya juga bisa berjalan mondar-mandir tanpa tujuan tertentu sambil melihat-lihat sisi kiri-kanan jalan, dan saya juga bisa berada di sebuah tempat atau gedung sambil menelusuri bagian-bagian gedung tersebut.

Tapi, semua yang saya lalui itu, selalu ada hikmahnya, selalu memberikan inspirasi baru buat saya. dengan iseng pun, saya mengetes kepribadian saya di sebuah situs internet, dan inilah hasilnya.

Tipe Pelaku Santai adalah orang-orang yang ramah dan bahagia. Mereka menikmati kebersamaan dengan orang lain. Cerdas, pandai bicara, jenaka dan penuh pesona, mereka suka menjadi pusat perhatian. Mereka tidak suka sendiri. Semangat hidup mereka membuat orang lain merasa nyaman ditemani mereka dan membuat mereka cepat mengenal orang lain. Tipe Pelaku Santai menikmati saat-saat terbaik dari tiap kesempatan – banyak orang tipe ini berbakat membuat seluruh hidup mereka bagaikan suatu pesta besar. Kebosanan tidak akan terjadi jika ada mereka karena mereka sangat pandai menghanyutkan orang lain dengan antusiasme, suasana hati riang, dan optimisme mereka.

Pemikiran abstrak dan filosofis mendalam mengenai arti kehidupan tidak terlalu menarik minat tipe Pelaku Santai. Mereka pragmatis, realistis, dan benar-benar hidup dalam kekinian. Dalam bekerja mereka juga lebih suka jika semuanya sudah siap sehingga mereka bisa menjalankan tekad mereka dengan sebaik-baiknya. Tidak masalah bagi mereka menangani beberapa tugas sekaligus dan mereka justru gemilang di saat genting! Kegiatan dari beragam bidang dengan banyak kontak sosial sangat tepat bagi mereka. Orang juga jarang menemukan mereka berdiam diri saat waktu senggang; karena sifat mereka yang terbuka dan penuh rasa ingin tahu, kebanyakan dari mereka memiliki banyak hobi dan minat. Mereka tidak takut akan hal-hal yang belum mereka ketahui: karena mereka luwes dan kreatif, dengan cepat mereka menyesuaikan diri dengan situasi-situasi baru dan memanfaatkannya dengan baik. Kadang-kadang mereka terlibat konflik dengan peraturan atau hirarki yang ketat, yang langsung membuat mereka merasa terpasung hingga berontak terhadapnya.

Sebagai teman, tipe Pelaku Santai adalah orang-orang murah hati dan gemar menolong yang sangat mementingkan hubungan harmonis dan suasana yang mendukung. Sikap mudah bergaul mereka membuat mereka memiliki lingkaran besar pertemanan dan mereka suka jika rumah mereka dipenuhi beragam tipe tamu. Dengan senang hati mereka melarutkan diri pada suasana hati dan minat mereka yang spontan ke dalam satu atau dua hal penting saja. Ini membuat mereka kelihatan agak tidak bisa ditebak bagi mereka yang memiliki sifat lebih pendiam. Saat sungguh-sungguh penting, Anda bisa mengandalkan mereka seratus persen. Sebagai pasangan, mereka kreatif, bergerak cepat, dan imajinatif – asalkan pasangan mereka tahu bagaimana membuat mereka terpesona. Mereka nyaris tidak bisa tahan dengan kebosanan atau rutinitas dalam suatu hubungan. Mereka sama sekali tidak menyukai konflik; jika sebuah hubungan jadi membutuhkan terlalu banyak ketahanan atau upaya, mereka cenderung menarik diri dari hubungan tersebut dan mulai mencari pasangan baru. Namun demikian, jika Anda berhasil terus menyalakan rasa ingin tahu mereka dalam jangka panjang dan memberi mereka kejutan dari waktu ke waktu, Anda akan mendapatkan pasangan yang setia dan penuh cinta.

saya termasuk tipe pelaku santai. anda juga bisa mengetes kepribadian anda melalui http://www.ipersonic.net/id/test.html dan kemudian bandingkan, jika banyak hal yang tidak sama persis dengan anda, dilakukan saja berulang-ulang, hehehe.